Misbakhun Korban Kriminalisasi, MA Putuskan ‘Tidak Bersalah’ dan Dikembalikan Nama Baiknya
Mahkamah Agung mengabulkan Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhammad Misbakhun. Dengan demikian Misbakhun diputus bebas dari segala tuduhan yang selama ini direkayasa akibat membongkar skandal mega korupsi Century Gate yang sampai sekarang masih terkatung katung di KPK.
“Putusannya sudah keluar 5 Juli 2012 kemarin. Ada dua terdakwa dalam perkara itu, terdakwa satu bernama Wardono, dan kedua Misbakhun. Terdakwa satu ditolak PK-nya dan tetap dihukum. Misbakhun dikabulkan PK-nya, berarti bebas,” ujar Kepala Biro Hukum dan Humas MA, Ridwan Mansur, Jumat (27/7/2012).
Diterimanya peninjauan kembali (PK) Muhamad Misbakhun oleh Mahkamah Agung membuktikan adanya politisasi perkara kader Partai Keadilan Sejahtera itu. Penjeratan Misbakhun disebut akibat vokalnya terkait kasus bailout Bank Century ketika di DPR.
Sebelumnya, Misbakhun divonis 1 tahun penjara di PN Jakarta Pusat. Namun, di tingkat banding, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memvonis politisi PKS itu 2 tahun penjara. Dan sekarang MA mengabulkan PK dan menyatakan bebas.
Taujih Anis Matta pada Rakornas PKS Indonesia Timur di Makassar
Taujih ustadz Anis Matta Sekjen PKS pada Rakornas PKS Wilayah Indonesia Timur di Makasar 17 Februari 2012.
Rangkuman taujih ini kami himpun dari twit @pksmakkah selamat menyimak… [admin]
Kita berkumpul disini untk meyakinkan diri kita bhwa insya Allah kita akan menang.
Karena disini kita bersyura, mengumpulkan hati kita & menyusun perencanaan.
Ini yg disebut dlm al quran: fa idzaa azamta fa tawakkal alallah! Kita sedang bertekad, ada 600 hati yg ada di sini.
Tekad itu energi bagi fikiran untk menjadi tindakan
Azam & Tawakkal bersanding, karena keduanya adalah tekad, 1 dari bumi dan 1 dari langit
George Galloway: PKS Always in My Heart
JAKARTA – Badan Hubungan Luar Negeri (BHLN) Dewan Pengurus Pusat Partai Keadilan Sejhtera (DPP PKS) menggelar kajian dinamika politik internasional pasca “Arab Spring” di Kantor DPP PKS Jakarta, Kamis (2/2). Salah satu pembicara yang diundang adalah George Galloway, pendiri VIVA Palestina yakni sebuah organisasi sosial yang konsisten mendukung kemerdekaan Palestina.
Dalam kesempatan itu, Galloway memuji konsistensi PKS dalam membela perjuangan bangsa Palestina melepaskan diri dari penjajahan zionis Israel. Oleh karena itu bagi rakyat Palestina maupun pihak-pihak yang membela perjuangan rakyat Palestina, PKS memiliki kedekatan tersenidiri. Tak terkeculai bagi Galloway dan Viva Palestina. Continue reading
Reformasi PERMEN No.17 Terkait Upah Minimum Karyawan
Jakarta (28/01) – Anggota Komisi IX DPR RI Herlini amran meminta Menakertrans untuk merevisi peraturan Permentran No.PER-17/MEN/VIII/2005 terkait penetapan UMK. KHL karena 46 komponen KHL sudah tidak sesuai lagi dengan kondisi dan perkembangan saat ini. Karena komponenya untuk kondisi sekarang sudah melebihi 100 komponen.
“Sebagai perbandingan, kita bisa merujuk pada hasil kajian Akatiga di sembilan kota/kabupaten empat Propinsi pada 2008-2009 menunjukkan bahwa upah minimum belum mampu memenuhi kebutuhan hidup layak, bahkan pada buruh lajang. Bahkan menurut penelitian ini menyebutkan upah minimum baru memenuhi 62,4 persen pengeluaran riil buruh yang rata-rata 1,467 juta per orang. Jadi UMK yang saat ini berlaku di daearah-daerah memang sudah tidak layak lagi. Continue reading
Menangkan Pemilu 2014, PKS Konsolidasi HUMAS se-Indonesia
JAKARTA – Dalam Mukernas Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tahun 2011 lalu, menetapkan pemenangan Pemilu 2014 akan datang dengan menargetkan pencapaian posisi di tiga besar. Upaya mencapai target tersebut mendapat perhatian serius dari seluruh lapisan struktur dan kader PKS.
Salah satu langkah mencapai target ini, PKS mengonsolidasikan seluruh kekuatan bidang hubungan masyarakat (humas)-nya dari seluruh DPW se-Indonesia. Sebanyak 60 peserta mewakili bidang kehumasan dari 34 DPW PKS se-Indonesia berkumpul di Hotel Ibis, Slipi, Jakarta, sejak Jumat-Ahad (27-29/1).
Continue reading
PKS Perlu Tokoh Berdaya Magnet Kuat
PKS Perlu Tokoh Berdaya Magnet Kuat
JAKARTA – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) adalah partai Islam yang sering diidentiikkan dengan basis kader muda, terpelajar, profesional, dan perkotaan. Bahkan disebutkan, partai yang dulu bernama Partai Keadilan (PK) ini mempunyai aset kader bersarjana paling banyak dibanding partai lain.Namun sayangnya, saat ini PKS dinilai ‘kehilangan’ tokoh yang menjadi panutan publik. Pakar Komunikasi Politik Effendy Ghazali berpendapat, PKS perlu memunculkan tokoh nasional berdaya magnet kuat.
“Yang penting saat ini untuk PKS sebenarnya adalah adanya tokoh-tokoh nasional yang mempunyai keterikatan emosional dengan masyarakat,” ujar Effendy dalam Rapat Kordinasi Nasional (Rakornas) Kehumasan seluruh DPW PKS se-Indonesia di Hotel Ibis Slipi, Jakarta, Sabtu (28/1/2012). Continue reading




Recent Comments